Slawipos.com – Belasan Personil Polres Tegal Diperiksa Tes Urine, Berikut ini Hasilnya, Sebagai bentuk Kepatuhan terhadap perintah Kapolri tentang menitikberatkan pada pentingnya tindakan tegas terhadap polisi yang melakukan tindak kejahatan seperti judi daring, ataupun penyalahgunaan narkoba, Polres Tegal melaksanakan kegiatan operasi Gaktiblin.

Kegiatan Ops Gaktiblin tersebut berupa tes urine kepada personil Polres Tegal yang dilakukan secara acak kepada anggota di ruang Seksipropam Polres Tegal, Senin 17 Oktober 2022.

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa’at melalui Kabag SDM, Kompol Nita Febriyanti mengatakan, kegiatan Ops Gaktiblin tersebut dilakukan bersama dengan Propam Polres Tegal.

“Atas perintah Kapolres, tes urine ini digelar secara acak dan bisa dilakukan kapan saja tanpa harus memberitahukan terlebih dahulu,” ujar Kompol Nita Febriyanti.

Hal itu, lanjut Nita, merupakan wujud nyata komitmen kuat Polres Tegal dalam memerangi peredaran Narkoba.

“Sebagai anggota Polri yang merupakan penegak hukum dan pengayom masyarakat, tentunya harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Tegal, Iptu Achmad Rodi menjelaskan, pihaknya memeriksa belasan personil Polres Tegal untuk mengetahui tentang adanya penggunaan narkoba dengan cara melakukan tes urine.

Baca Juga :   PT MJM Abdi Baruna Dilaporkan ke Disnakerin Kota Tegal Karena Tak Bayar ABK

“Jumlahnya 15 orang, namun hasilnya semuanya negatif,” ungkapnya.

Rodi menilai, Ops Gaktiblin dilakukan terkait narkoba lantaran barang haram tersebut merupakan ancaman nyata yang bisa menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang. Termasuk anggota Kepolisian.

“Oleh sebab itu, diperlukan ketegasan dan pengawasan yang ketat serta melibatkan semua sumberdaya yang ada,” bebernya.

Roni mengimbau, agar seluruh personil jangan main-main dengan narkoba. Karena, barang tersebut bisa membunuh dan menghancurkan pribadi seseorang.

“Beban negara ada dipundak kita, barang tersebut bisa membunuh dan menghancurkanmu. Untuk itu, siapa saja yang kedapatan baik mengkonsumsi atau mengedarkan akan kita lakukan tindakan tegas,” ujarnya.