Istana dan Kantor Presiden di IKN Nusantara Ditargetkan Rampung Juni 2024

Ilustrasi Istana dan Kantor Presiden di IKN Nusantara

Slawipos.com – Istana dan Kantor Presiden di IKN Nusantara Ditargetkan Rampung Juni 2024, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pembangunan istana dan kantor presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sudah mencapai 23,2 persen. Ia menargetkan pembangunan kawasan tersebut selesai pada Juni 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Basuki saat meninjau Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (28/7/2023). Basuki mengatakan bahwa kantor presiden akan berbentuk garuda dengan lebar sayap 230 meter. Desain bilah-bilah sayap garuda dibuat oleh seniman senior Nyoman Nuarta.

“Seluruhnya (kantor dan istana presiden) Juni 2024 semua sudah lengkap. Kalau ini kantor presiden kalau Istana Presiden. Kantornya di sini, (bentuk desain) garuda di sini 230 meter lebarnya (sayap garuda). Ini September sudah bisa dipasang bilah-bilahnya Garuda itu oleh Pak Nyoman. Agustus (2024) Insyaallah yakin bisa upacara, strukturnya sudah sambil selesai, toping off tinggal pasang bilah-bilahnya,” ujarnya.

Basuki juga menuturkan bahwa pada Juli 2024 kantor-kantor kementerian lainnya juga ditargetkan rampung. Di antaranya kantor kemenko 1, 2, 3, dan 4 yang diperuntukkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Baca Juga :   Konflik Kemenkeu dengan Jusuf Hamka Soal Utang Semakin Memanas

Selain itu, ada juga Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan hingga Sekretariat Negara (Setneg) yang akan dibangun di belakang kantor presiden.

“Ada Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Setneg di belakang ini (belakang kantor presiden),” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja menuturkan bahwa progres pembangunan IKN Nusantara berjalan sesuai rencana. Pembangunan IKN tahap satu kini mencapai 34 persen hingga 35 persen.

“IKN semua on the right track, sesuai schedule. Dari progres kita dapatkan dalam posisi bagus. Tahap satu sudah di kisaran 34-35 persen,” ujar Endra.