Kemenhub Tunggu Hasil Uji Coba Sebelum Terbitkan Izin Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jelang Uji Coba 15 Mei, Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dijaga Ketat

Slawipos.com – Kemenhub Tunggu Hasil Uji Coba Sebelum Terbitkan Izin Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum bisa memastikan kapan akan menerbitkan izin operasional untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Hal ini karena pihaknya masih menunggu hasil uji coba sarana yang sedang dilakukan.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan bahwa uji coba sarana merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin operasional. Ia mengatakan bahwa uji coba sarana dilakukan untuk memastikan kelayakan dan keselamatan kereta cepat.

“Prosesnya masih uji coba. Hari ini kita masih uji coba dinamis untuk sarananya,” katanya di kantor Kemenhub, Jumat (4/8).

Risal mengatakan bahwa uji coba sarana dilakukan di beberapa segmen jalur kereta cepat, mulai dari Halim hingga Walini. Ia mengatakan bahwa uji coba sarana meliputi aspek-aspek seperti kecepatan, rem, sinyal, komunikasi, dan listrik.

“Uji coba ini penting untuk menjamin kualitas dan keamanan kereta cepat. Kami tidak mau terburu-buru menerbitkan izin operasional tanpa memastikan semua aspek sudah terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga :   Daftar Proyek Infrastruktur di IKN yang Sudah Dibangun, Progresnya Capai 29%

Risal juga membantah adanya kabar bahwa Kemenhub akan menerbitkan izin operasional sementara KCJB. Ia mengatakan bahwa tidak ada regulasi yang menjadi dasar penerbitan izin sementara.

“Enggak (izin sementara). Regulasinya enggak ada,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa izin operasional untuk KCJB paling lambat diterbitkan 1 Oktober 2023. Namun, izin operasi juga kemungkinan bisa diterbitkan sebelum 18 Agustus, yaitu tanggal peresmian KCJB.

“Inshaallah izin operasi akan kita terbitkan sebelum atau paling lambat 1 Oktober. Kalau mungkin kita lakukan sebelum 18 Agustus, kita lakukan,” kata Budi di Stasiun Halim usai mencoba KCJB, Kamis (22/6).

KCJB merupakan proyek kerjasama antara Indonesia dan China yang memiliki panjang jalur sekitar 142 kilometer. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 350 kilometer per jam dan menghubungkan Jakarta dengan Bandung dalam waktu kurang dari satu jam.