Tekno  

WhatsApp Luncurkan Dua Fitur Baru untuk UMKM, Ancam Bisnis E-Commerce Lokal

WhatsApp Luncurkan Dua Fitur Baru 2023

Slawipos.com – WhatsApp Luncurkan Dua Fitur Baru untuk UMKM, Ancam Bisnis E-Commerce Lokal, WhatsApp, aplikasi pesan instan yang populer, semakin gencar mengembangkan fitur-fiturnya untuk mendukung bisnis UMKM lokal.

Fitur ‘Business’ yang akan memudahkan pengusaha lokal memasarkan produknya itu pun akan menjadi ancaman bagi layanan para pemain e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.

Manajemen WhatsApp pun telah mengumumkan dua fitur baru yang telah dikembangkan untuk bisnis UMKM.

Fitur pertama adalah sinkronisasi iklan dari Whatsapp ke Facebook, yang memungkinkan pengguna membuat iklan di WhatsApp Business dan menayangkannya di Facebook dan Instagram.

Fitur kedua adalah pesan berbayar yang memungkinkan penjual mengirim pesan yang dipersonalisasi ke pelanggan, seperti nama pelanggan, jadwal pengiriman, atau informasi lainnya.

“Kami berharap fitur-fitur ini mampu mendukung UMKM lebih maju lagi. Teknologi yang sudah ada dan yang tidak berbayar akan mencari lebih banyak customer lagi dan maintain customer lama,” ujar Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, dalam acara WhatsApp MSME Summit 2023 “Naik Kelas Bersama WhatsApp”, Rabu (27/6/2023).

Baca Juga :   GoPay Jadi Aplikasi Keuangan Terpopuler di App Store

Untuk fitur sinkronisasi iklan, pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk membuat iklan jualannya. Saat pengguna Facebook dan Instagram mengklik iklan, maka akan langsung diarahkan langsung ke WhatsApp penjual. Mereka bisa mengajukan pertanyaan, menelusuri produk, dan melakukan pembelian.

Fitur ini akan tersedia secara bertahap ke pengguna WhatsApp Business. Saat ini sudah ada UMKM yang punya akses iklan ke platform keluarga Meta tersebut.

Sementara itu, untuk fitur pesan berbayar masih dalam tahap pengembangan awal. Hanya beberapa UMKM terpilih yang bisa menggunakannya.

Public Policy Manager WhatsApp Esther Samboh mengatakan fitur pesan berbayar akan memberikan kemudahan bagi penjual untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

“Nanti kalau sudah ada kabar lebih lanjut kami akan update lagi,” kata Esther.