Slawipos.com – Ditemukan Lansia Meninggal Dunia di Semak-semak Pinggir Hutan Ciregol, Warga sekitar Dukuh Ciregol Kecamatan Tonjong Brebes geger penemuan mayat seorang lanjut usia (lansia) di sisi jalur lama Ciregol, Rabu 13 Oktober 2022 petang.

Jasad berjenis kelamin laki-laki itu, kali pertama diketahui oleh petugas pemeliharaan jaringan telekomunikasi, dalam posisi tertelungkup di sekitar semak-semak pinggiran hutan Ciregol.

Darori (44), warga Dukuh Ciregol RT01 RW09 Desa Kutamendala mengatakan, saat itu petugas yang tengah melakukan pemeliharaan kabel jaringan telekomunikasi mendapati tubuh seorang pria.

BACA JUGA:3 Wanita Terancam Pidana dan Denda Rp50 Juta Gegara Beri Uang ke Pengamen di Jalanan Kota Tegal

Dia mengira kakek itu adalah orang yang sedang tertidur.

“Sempat dikira orang sedang tidur, makanya tidak dihiraukan dan melanjutkan melakukan pemeliharaan kabel. Tapi saat dia kembali ke lokasi yang sama, kakek tadi masih terbaring di tempat yang sama,” ungkapnya.

Karena sudah cukup lama, petugas tadi curiga dan berniat membangunkannya, tapi tidak bergerak.

Baca Juga :   Warga Kutamendala Brebes Ikuti Jalan Sehat Untuk Peringati Sumpah Pemuda

Selanjutnya bersama warga, melapor ke petugas di Mapolsek Tonjong.

“Posisinya tidak berubah cukup lama, sehingga membuat petugas tadi curiga dan akhirnya melapor ke polisi,” ucapnya.

Petugas yang tiba di lokasi kejadian bersama tim Puskesmas, memastikan jika korban dalam kondisi menggal.

Selanjutnya dilakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari situ diketahui jasad tersebut adalah Tarmudi (80), warga Dukuh Sijampang RT15 RW03 Desa Ragatunjung, Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto melalui Kapolsek Tanjong Iptu Teguh Adi Winarko membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Bersama dengan petugas medis, dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi jenazah.

“Diduga korban meninggal akibat jatuh, sehingga terdapat luka ringan pada wajah,” jelas Teguh.

Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Tonjong tidak di temukan luka bekas penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

“Dari pemeriksaan medis Puskesmas Tonjong, terhadap jenazah, tidak ditemukan luka yang mengarah pada tindak kekerasan,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Kapolsek, Tarmudi setiap harinya sering keluar rumah.

Terakhir dia diketahui pergi dari rumah di Dukuh Sijampang pada hari Selasa 11 Oktober 2022.

Baca Juga :   Anggaran Rp48 Miliar Pembangunan Infrastruktur Jalan di Pemalang Sulit Terselesaikan

Selain itu, diketahi dari keluarga, jika Tarmudi menderita sakit asma. Pihak keluarga menerima atas meninggalnya korban.

Hasad korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menerima dan membuat pernyataan ini, diduga Tarmudi meninggal akibat penyakitnya kambuh saat berada jauh dari rumah,” terang Kapolsek.