Kepsek Negeri di Brebes Ikuti Diklat Kepemimpinan, Ini Tujuannya

Kepsek Negeri di Brebes Ikuti Diklat Kepemimpinan, Ini Tujuannya

Pantura – Kepsek Negeri di Brebes Ikuti Diklat Kepemimpinan, Ini Tujuannya, Sebanyak 77 kepala sekolah negeri di Kabupaten Brebes mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) kompetensi kepemimpinan dan manajerial selama bulan Oktober 2023. Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kinerja kepala sekolah dalam mengelola dan memimpin sekolahnya.

Diklat ini diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes. Peserta Diklat terdiri dari 58 kepala sekolah dasar (SD) dan 9 kepala sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Brebes, serta 10 kepala SD negeri dari Kota Tegal.

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindikpora Brebes Riyanto mengatakan, Diklat ini menghadirkan narasumber yang berkompeten dari Dindikpora Kabupaten Kudus, Jepara, dan Tegal. Mereka memberikan materi yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi manajerial kepala sekolah, seperti pengembangan kurikulum, supervisi akademik, kewirausahaan, dan rencana tindak kepemimpinan.

“Yang terpenting, kuncinya meningkatkan kompetensi kepimpinan dan manajerial kepala sekolah sesuai kebijakan Kemendikbudristek. Termasuk, mampu berinteraksi teknologi untuk beradaptasi dengan perubahan global,” ujar Riyanto.

Baca Juga :   Ribuan Warga Brebes Terdampak Kekeringan, Polres dan HCI Salurkan Air Bersih ke Empat Desa

Salah satu peserta Diklat, Kepala SDN 1 Brebes Siti Nurhayati mengaku senang bisa mengikuti Diklat ini. Ia berharap bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya.

“Alhamdulillah, saya merasa mendapat banyak manfaat dari Diklat ini. Saya bisa belajar banyak hal dari narasumber dan teman-teman peserta lainnya. Saya berharap bisa menerapkan apa yang saya pelajari di sekolah saya,” kata Siti.

Diklat ini dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta juga diwajibkan mengikuti tes awal dan tes akhir sebagai evaluasi hasil belajar mereka.***