Pemkab Batang dan Bulog Salurkan 78,7 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu

Pemkab Batang dan Bulog Salurkan 78,7 Ton Beras

BATANG – Pemkab Batang dan Bulog Salurkan 78,7 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu, Sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Pekalongan menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah kepada 78.799 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Batang. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga kurang mampu selama tiga bulan, yaitu September hingga November 2023.

Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia menuturkan bahwa setiap KPM menerima 10 kilogram beras kualitas medium, 10 butir telur, dan 1 kilogram daging. Selain itu, bagi keluarga yang memiliki anak terindikasi stunting, pemerintah juga memberikan bahan makanan tambahan.

“Jadi 3.601 KPM lainnya juga akan mendapatkan hak yang sama,” tegas Lani, saat meluncurkan program tersebut di Gudang Bulog Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (11/9/2023).

Lani menjelaskan bahwa kenaikan harga beras di pasaran disebabkan oleh harga gabah kering yang tidak stabil. Untuk itu, pemerintah berupaya untuk menstabilkan pasokan dan harga beras dengan menggandeng Bulog.

Baca Juga :   Ganjar Pranowo Ungkap Modus Korupsi di Birokrasi dan Pemerintahan

Sementara itu, Wakil Pimpinan Cabang Bulog Pekalongan, Wahyu Tri Utomo, menyampaikan bahwa Bulog masih menerima serapan beras dari para petani, meskipun saat ini harga gabah masih cukup tinggi. Ia mengungkapkan bahwa Bulog juga mendapatkan pasokan beras impor sebesar 2 juta ton secara nasional, dan 148 ribu ton untuk Jawa Tengah.

“Di gudang Bulog Batang stoknya 2.700 ton, sedangkan untuk penyaluran Bantuan Pangan sebesar 2.400 ton. Jadi, (stoknya) masih sangat cukup untuk tiga bulan ke depan,” ucap Wahyu.

Wahyu menambahkan bahwa Bulog juga mengintensifkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang menyasar pada pedagang kecil di Pasar Batang, Bandar dan Limpung. Program ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi masyarakat.

Program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah ini diharapkan dapat membantu warga kurang mampu di Kabupaten Batang untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong produktivitas para petani dan pedagang beras di daerah tersebut.***