Pemkab Wonogiri Salurkan Bantuan Alsintan dan Sarpras Pertanian Rp9,4 Miliar

Pemkab Wonogiri Salurkan Bantuan Alsintan

Slawipos.com – Pemkab Wonogiri Salurkan Bantuan Alsintan dan Sarpras Pertanian Rp9,4 Miliar, Dalam upaya mendorong modernisasi pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan bantuan peningkatan sarana jalan usaha tani dan irigasi senilai Rp9,4 miliar, kepada kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di kabupaten tersebut. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (24/8/2023).

Bupati Wonogiri mengatakan, bantuan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan berkurangnya sumber daya manusia di bidang pertanian Wonogiri, akibat generasi milenial yang kurang berminat dalam pengembangan bidang pertanian. Ia mengatakan, hasil pertanian padi jagung dan kedelai di Kabupaten Wonogiri berhasil menyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar 30 persen, pada cakupan lahan pertanian yang dilindungi seluas 34.000 hektare.

“Lahan pertanian kita seluas 34.000 hektare. Tetapi karena perkembangan zaman, SDM petani kita justru berkurang. Padahal, lahan seluas itu menghasilkan PDRB cukup tinggi, di angka 30 persen. Makanya alsintan ini dibagikan supaya terjadi efisiensi kegiatan pertanian, tetapi hasilnya tetap bisa optimal,” ujarnya.

Baca Juga :   Wonogiri Surplus Beras Meski Kemarau Panjang

Bupati Wonogiri meminta setiap alsintan yang diterima oleh poktan/gapoktan harus dirawat dengan baik, agar dapat digunakan seoptimal mungkin. Ia juga berharap, bantuan sarana dan prasarana pertanian dapat meningkatkan kualitas jalan usaha tani dan irigasi di Kabupaten Wonogiri.

“Harus dirawat, dan diopeni tenanan, jangan disia-siakan supaya bisa dipergunakan dengan optimal untuk menekan biaya operasional pertanian,” kata Jekek, sapaannya.

Bantuan alsintan yang didistribusikan oleh Pemkab Wonogiri melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri sejumlah 143 unit, dengan nominal sebesar Rp3.373.450.000. Rinciannya sebagai berikut:

  • Hand Traktor Rotary, dari dana DBHCHT jumlah 15 unit, senilai Rp622.500.000
  • Cultivator, dari dana DBHCHT jumlah 50 unit, senilai Rp775.000.000
  • Handsprayer elektrik, dari dana DBHCHT jumlah 250 unit, senilai Rp300.000.000
  • Alat Perajang Tembakau, dari dana DBHCHT jumlah delapan unit, senilai Rp133.200.000
  • Kendaraan Roda Tiga, dari dana DBHCHT jumlah lima unit, senilai Rp162.750.000
  • Combine Harvester, dari dana DAK jumlah tiga unit, senilai Rp1.380.000.000
  • Pekarangan Pangan Lestari, dari dana DAK jumlah dua unit, senilai Rp100.000.000.
Baca Juga :   Ganjar Raih Penghargaan Gubernur Punakawan, Diapresiasi Atas Kreativitas dan Inovasinya

Bantuan sarana dan prasarana pertanian dapat dirinci sebagai berikut:

  • Jalan Usaha Tani (JUT), Dari Dana DAK sebanyak 30 unit, jumlah dana Rp6.000.000.000
  • Pembangunan/ Perbaikan Jaringan Irigasi Usaha Tani, Dari Dana DAK sebanyak lima unit, jumlah dana Rp1.000.000.000
  • Pembangunan / Perbaikan Jalan Produksi, dari dana DBHCHT sebanyak 12 unit, jumlah dana Rp1.200.000.000
  • Pembangunan/ Perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT) Padat Karya, dari dana APBD jumlah 10 unit, jumlah dana Rp1.000.000.000.
  • Pupuk Tembakau, dari dana DBHCHT, jumlah 16.700 kg, jumlah dana Rp238.555.000