Klaten Gelar Kenduri Pengawasan 2023, Ajak Masyarakat Berantas Korupsi

Klaten Gelar Kenduri Pengawasan 2023, Ajak Masyarakat Berantas Korupsi

Slawipos.com – Klaten Gelar Kenduri Pengawasan 2023, Ajak Masyarakat Berantas Korupsi, Sebagai upaya meningkatkan semangat antikorupsi di masyarakat, Inspektorat Kabupaten Klaten mengadakan Kenduri Pengawasan 2023, yang diikuti oleh puluhan layanan publik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal se-Kabupaten Klaten. Acara ini digelar di Grha Bung Karno, Rabu (23/8/2023), dan dibuka secara resmi oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.

Bupati Klaten mengatakan, Kenduri Pengawasan 2023 merupakan salah satu indikator kinerja perangkat daerah yang harus dipenuhi, terkait dengan inovasi dan gerakan antikorupsi. Ia berharap, masyarakat dapat bersama-sama terus bergerak menggelorakan semangat antikorupsi.

“Indikator pekerja perangkat daerah yang harus dipenuhi adalah terkait dengan inovasi dan gerakan antikorupsi,” tutur Sri Mulyani.

Turut hadir dalam acara tersebut, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Wawan Wardiyana, yang menyampaikan tiga pendekatan Trisula pemberantasan korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Ia mengapresiasi kontribusi Kabupaten Klaten dalam pemberantasan korupsi melalui Kenduri Pengawasan 2023.

Baca Juga :   Bukan Hanya Manusia, Ternak dan Dokumen Penting Juga Diselamatkan Saat Erupsi Merapi

“Trisula pemberantasan korupsi butuh peran serta masyarakat baik itu di pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Hari ini terbukti Kabupaten Klaten termasuk dalam pemerintahannya berkontribusi dalam pemberantasan korupsi dalam rangkaian acara Kenduri Pengawasan 2023,” jelas Wawan.

Wawan bersama Forkopimda Kabupaten Klaten juga mengunjungi seluruh stan pelayanan yang disediakan oleh OPD dan instansi vertikal di Grha Bung Karno. Stan pelayanan tersebut menampilkan berbagai inovasi dan layanan publik yang berkualitas dan transparan.

Kenduri Pengawasan 2023 ditutup dengan pentas musik pada malam harinya di Halaman Grha Bung Karno. Band musik Wanimuni dan Guyon Waton menghibur masyarakat dengan lagu-lagu yang mengandung pesan antikorupsi.