160 Orang Ikuti Pelatihan Kerja di UPTD Balai Latihan Kerja Kendal

160 Orang Ikuti Pelatihan Kerja di UPTD Balai Latihan Kerja Kendal

Slawipos.com – 160 Orang Ikuti Pelatihan Kerja di UPTD Balai Latihan Kerja Kendal, Sebanyak 160 orang mengikuti pelatihan kerja berdasarkan unit kompetensi 2023 di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Jenarsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Pelatihan kerja tersebut dibagi menjadi 10 kelas, yakni enam kelas operator kejuruan menjahit, satu kelas instalansi telepon seluler, satu kelas menjahit satu stel, satu kelas mengelas, dan satu kelas motor injeksi.

Pelatihan kerja tersebut dimulai sejak Senin (7/8/2023) dan akan berlangsung selama satu bulan. Masing-masing peserta mendapatkan pelatihan delapan jam per hari. Kepala UPTD BLK Disperinaker Kabupaten Kendal Herdro Setyo Utomo menyampaikan, hasil dari pelatihan tersebut, para peserta akan disalurkan ke Kawasan Industri Kendal dan beberapa perusahaan di Kabupaten Kendal.

“Pelatihan sudah dimulai sejak kemarin, dan semua peserta nantinya rata-rata akan dilatih selama satu bulan, masing-masing mendapatkan pelatihan delapan jam perhari,” ujar Hendro, pada pembukaan pelatihan tersebut, Selasa (8/8/2023).

Hendro menambahkan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, dan nantinya Kendal memiliki SDM yang berkompeten dan berdaya saing. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik dan serius mengikuti pelatihan.

Baca Juga :   Tanggal 19 Agustus Resmi Jadi Hari Ulang Tahun Jawa Tengah, Gubernur dan DPRD Sepakat

Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang hadir pada pembukaan pelatihan tersebut mengatakan, pelatihan kerja digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Kendal dan menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Kendal.

“Kegiatan ini menjadi titik awal karir bagi para peserta untuk memulai mengembangkan kemampuannya, sehingga diharapkan beberapa tahun kemudian peserta yang dilatih hari ini bisa menjadi manajerial KIK, bahkan memiliki industri sendiri, baik skala kecil, menengah, maupun skala besar. Jadi, semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri masing-masing, sehingga dalam pelatihan ini para peserta harus benar-benar mengikutinya dengan maksimal dan sebaik mungkin,” pinta bupati.

Dico juga meminta para peserta agar benar-benar mempersiapkan mental kerja dengan baik, sehingga tidak berpuas diri dan terus bisa meningkatkan kualitasnya SDM, sesuai dengan bidangnya masing-masing. Ia juga mengingatkan agar para peserta tetap menjaga protokol kesehatan selama mengikuti pelatihan di tengah pandemi Covid-19.

Peserta pelatihan Rifqi Khoerodin menyampaikan, pelatihan tersebut sangatlah bermanfaat baginya, khususnya bagi yang baru lulus sekolah untuk mencari pengalaman kerja dan mengembangkan potensinya. Ia mengaku tertarik mengikuti pelatihan kerja di BLK Kendal karena fasilitasnya yang lengkap dan instrukturnya yang profesional.

Baca Juga :   Soft Skills Lebih Penting dari IPK, Ini Pesan untuk Generasi Muda di Dunia Kerja

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh bupati kepada para peserta kegiatan. Kartu tersebut merupakan jaminan sosial bagi para peserta yang akan bekerja di industri atau perusahaan. Dengan kartu tersebut, para peserta akan mendapatkan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, atau penyakit akibat kerja.