Hyundai Stargazer X Siap Meluncur di GIIAS 2023, Ini Bocorannya

Hyundai Stargazer X Siap Meluncur di GIIAS 2023

Slawipos.com – Hyundai Stargazer X Siap Meluncur di GIIAS 2023, Ini Bocorannya. Hyundai Stargazer X menjadi varian crossover yang ditunggu-tunggu kehadirannya di Indonesia. PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) akhirnya mengungkap tanggal peluncuran kendaraan tersebut. Ternyata, Hyundai Stargazer X akan meluncur di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2023).

Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur (Presdir) PT HMID, Woojune Cha, saat ditemui media di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (17/7). “Kami dalam waktu dekat akan meluncurkan lagi varian baru Stargazer di Indonesia, yakni Stargazer X. Dan betul, mobil itu akan hadir di GIIAS 2023,” kata Woojune Cha.

Head of Marketing HMID, Astrid A. Wijana, juga membenarkan kabar tersebut. Namun, ia masih belum bisa memberikan detail spesifikasi dan fitur dari Hyundai Stargazer X. “Pak Presdir udah kasih bocoran kan, kalau kita mau meluncurkan Stargazer X di GIIAS 2023,” ujar Astrid.

Astrid menambahkan, pihaknya tak hanya mengenalkan Hyundai Stargazer X di Indonesia, melainkan juga mengumumkan harga dan mulai menjualnya. “Kami akan segera memberikan informasi lebih lanjut mengenai produk ini,” tuturnya.

Baca Juga :   Kabar Baru! Hyundai Ioniq 6 Belum Siap Meluncur di Indonesia

Hyundai Stargazer X merupakan varian crossover dari Hyundai Stargazer yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia. Kendaraan ini sudah muncul dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor permohonan DID2023008853 sejak Februari lalu.

Selain itu, kode nama diduga Hyundai Stargazer X juga muncul di situs Informasi Nilai Jual Kendaraan Bermotor Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kode nama tersebut adalah KS X GLS 4×2 AT dan KS X TOP 4×2 AT. KS merupakan kode untuk mobil Hyundai Stargazer.

Hyundai Stargazer X memiliki nilai jual kendaraan bermotor atau NJKB mulai Rp 205 jutaan. Namun, nilai tersebut bukan harga on the road kendaraan. Nominalnya akan lebih mahal setelah ditambah biaya pajak.