Slawipos.com – Penerbitan Buku Karya Penulis Tegal Disukung Duta Baca Indonesia, Kota Tegal memiliki banyak talenta dibidang penulisan cerita yang dibukukan. Dari mulai pelajar, usia remaja, dewasa hingga orang tua, banyak karya tulisannya yang sudah dibukukan.

Apalagi dibeberapa sekolah, ataupun komunitas penulis, kerap sekali menerbitkan buku secara rutin, untuk memotivasi para penulis agar bisa terus berkarya.

Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia yang berkunjung ke Kota Tegal dalam rangka Safari Literasi dan memenuhi undangan Ketua TBM dan Ketua Forum Perpustakaan Sekolah/ Madrasah Indonesia (FPSMI) Jawa Tengah Dr Yusqon, Sabtu (15 Oktober 2022) mengatakan, bahwa menulis itu mudah. Jangan pernah menganggap menulis itu sulit.

Awali dengan gemar membaca, kemudian diwujudkan dengan karya tulisan, baik cerpen, puisi, ataupun karya tulis lainnya.

Seperti buku yang sudah diterbitkan yakni Cerita Dibalik Layar, Kentong Kitir Untuk Indonesia dan buku berjudul Ketika Lelah Berbalut Ikhlas. Merupakan buku yang berisi tentang kisah-kisah inspiratif yang sangat luar biasa, serta antologi puisi yang patut diapresiasi.

Baca Juga :   Kapolres Tegal Kota Memberi Penghargaan 6 Personel Berprestasi

“Apapun bisa menjadi karya tulisan, jika kita ada kemauan untuk menulis,” ujar Gol A Gong.

Apalagi diera sekarang sudah semakin canggih dengan media sosial yang beragam. Setiap orang bisa membuat tulisan menarik, yang juga bisa dipublikasikan melalui media sosial.

Ketua TBM dan Ketua FPSMI Jawa Tengah Dr Yusqon mengungkapkan, buku-buku yang diterbitkan merupakan karya penulis dari Kota Tegal. Seperti buku Cerita Dibalik Layar merupakan kumpulan karya tulis inspiratif dari penulis yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena.

Kemudian buku antologi puisi Kentong Kitir Untuk Indonesia yang ditulis budayawan dan penggiat literasi Atmo Tan Sidik yang berisi puisi-puisi luar biasa dan buku berjudul Ketika Lelah Berbalut Ikhlas karya dari Kepala SMP Negeri 7 Kota Tegal yang mengangkat perjuangan seorang Dr Yusqon membuka TBM di kawasan terminal.

“Saya sangat mengapresiasi para penulis tersebut, dengan harapan karyanya yang telah dibukukan ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain,” ungkap Dr Yusqon.

Atmo Tan Sidik salah seorang penggiat literasi dan budayawan Kota Tegal menuturkan, menulis itu mudah dan menulis itu hebat. Dengan penerbitan buku-buku tersebut diharapkan akan terus memotivasi penulis-penulis Tegal untuk terus berkarya.

Baca Juga :   Ketua KPU Jateng Turut serta dalam kegiatan Verifikasi Faktual Parpol