Ganjar Puji Kerja Sama dengan Wartawan Selama 10 Tahun Pimpin Jateng

Ganjar Puji Kerja Sama dengan Wartawan Selama 10 Tahun Pimpin Jateng

Semarang – Ganjar Puji Kerja Sama dengan Wartawan Selama 10 Tahun Pimpin Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada wartawan se-Jateng, yang telah bekerja sama dengannya selama 10 tahun masa kepemimpinannya. Ganjar mengatakan bahwa wartawan telah memberikan koreksi dan inspirasi bagi pembangunan di Jateng.

“Wartawan, top. Wartawan, top banget,” kata Ganjar, saat media gathering dengan wartawan se- Jateng, di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh) Semarang, Selasa (29/8/2023) malam.

Ganjar tampak akrab dan santai berbincang dengan para wartawan. Ia mengaku tidak pernah merasa terganggu oleh wartawan, melainkan justru merasa terbantu. Dari wartawan pula, ia bisa mendapatkan masukan untuk berbenah.

“Banyak berita dari kawan-kawan, membuat kita berbenah. Baik cerita positif, atau negatif. Kita respons cepat,” ujar Ganjar.

Ganjar berharap, hubungan baik dengan wartawan bisa terus terjalin. Ia juga meminta maaf jika ada kesalahan selama masa jabatannya.

“Saya haqqul yakin hubungan dengan media tidak pernah putus. Saya 10 tahun mimpin Jateng. Saya minta maaf,” ucap Ganjar.

Baca Juga :   Kudus dan Pati Gelar Apel Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

Ketua PWI Jateng Amir Mahmud menilai, hubungan kerja sama wartawan dengan Ganjar berjalan harmonis, serta masih dalam koridor profesi wartawan.

“Pak Ganjar bukan yang menganggap wartawan termasuk mengganggu. Beliau bahkan saling bertukar ide. Itu yang saya tangkap selama 10 tahun terakhir, saling menginspirasi, saling respek yang terjadi. Jadi respeksi inilah yang menandai hubungan Pak Ganjar dengan PWI, selama 10 tahun terakhir,” ujarnya.

Amir mengatakan, PWI Jateng telah melakukan beberapa kerja sama dengan Pemprov Jateng, di antaranya kegiatan uji kompetensi wartawan (UKW) sebanyak enam kali. Ia berharap, gubernur selanjutnya juga akan respek dengan profesi wartawan, agar ke depan terjalin hubungan yang bagus.

“Dengan demikian akan terjalin hubungan antara stakeholder secara seimbang, bagus,” tandas Amir.