Pemimpin Korut Kim Jong Un mengawasi parade itu, yang juga dihadiri oleh delegasi asing dari Rusia dan China. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memimpin delegasi Rusia yang berkunjung ke Pyongyang. Ini merupakan kunjungan asing pertama ke Korut sejak pandemi virus Corona (COVID-19).
Parade militer itu menjadi momen yang ditunggu secara luas yang digelar dalam rangka merayakan ‘Hari Kemenangan’ di Korut. Parade itu juga menjadi tanda hubungan yang semakin erat antara Korut dengan Rusia dan China, meski kedua negara itu mendukung sanksi PBB terhadap program nuklir dan rudal balistik Pyongyang.
Rudal-rudal yang dipamerkan dalam parade itu, menurut kantor berita KCNA, termasuk rudal balistik antarbenua Hwasong-17 dan Hwasong-18 yang diyakini mampu menghantam sasaran di daratan Amerika Serikat (AS). Parade itu juga menampilkan sejumlah drone tempur dan drone mata-mata terbaru buatan Korut.
Sebelum parade, Kim Jong Un memamerkan persenjataan Korut kepada Shoigu saat keduanya mengunjungi pameran senjata di Pyongyang. Foto-foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan Kim Jong Un memperlihatkan rudal-rudal balistik dalam peluncur multi-axle transporter kepada Shoigu. Salah satu foto menunjukkan keduanya berjalan melewati rudal ICBM Hwasong-17 dan Hwasong-18 yang berukuran raksasa. Terdapat juga foto yang menunjukkan drone jenis baru yang dipajang di pameran senjata itu.