Slawipos.com – Seorang Kakek di Desa Pangebatan Bantarkawung Brebes Meninggal Tercebur Sungai, Khaer (60), warga RT07 RW07 Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cilakar.

Yanto (44), keluarga Khaer menyampaikan, sebelumnya pada Senin 15 November 2022, sekitar pukul 17.00 WIB, Khaer pamit kepada keluarganya untuk memberi makan sapi.

“Memang punya sapi yang kandangnya terpisah dari rumah, berada di tepian Sungai Cilakar,” ungkap Yanto.

Namun, kata Yanto, hingga sekitar pukul 20.00 WIB, Kakek Khaer tidak kunjung pulang ke rumahnya.

Keluarga lantas berupaya menyusul ke kandang sapi. Namun ternyata tidak ditemukan.

“Dari situ keluarga melapor melalui perangkat desa, kemudian bersama warga lain melakukan pencarian,” kata Yanto.

Sekretaris Desa Pangebatan, Agus Supriyanto menyampaikan, pencarian dilakukan mulai dari lokasi kandang sapi milik Khaer yang berada dekat dengan Sungai Cilakar.

“Saat pamit dari rumah masih dalam kondisi hujan yang turun semenjak siang hari, bilang untuk memberi pakan dan menebang pohon bambu,” kata Agus.

Baca Juga :   Kepala Desa Terpilih di Pemalang Diberi Pembekalan Soal Antikorupsi

Upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai dari sekitar kandang ternak menuju hilir.

Dalam kondisi minim penerangan, warga sempat menemukan sandal dan juga parang milik korban.

Upaya pencarian membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.00 WIB, tubuh Khaer ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian di alirang Sungai Cilakar.

“Ditemukan di pinggiran sungai, diantara bebatuan. Berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kandang miliknya. Hanya saja, saat ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernafas,” terang Sekdes.

Korban selanjutnya di evakuasi untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas Polsek Bantarkawung dan tim medis.

Dari hasi pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda bekas kekerasan. Diduga, korban terpeleset saat berada di sekitar pinggiran sungai kemudian hanyut.