Slawipos.com – Kegiatan Fortasi atau Forum Ta’aruf dan Orientasi bagi siswa-siswi baru di lingkungan SMK Muhammadiyah Larangan Kabupaten Brebes diisi oleh Forum Anak Kabupaten Brebes (Fanbes). Forum Ta’aruf SMK Muhammadiyah Larangan Undang Forum Anak Brebes

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh pihak Sekolah dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 11 sampai dengan 13 Juli 2022 di tutup dengan riang gembira. Pasalnya, mereka di berikan edukasi dan materi tentang hak-hak anak, ramah anak dan budaya anak yang menyimpang.

” Apresiasi dan terimakasih kepada DP3KB Brebes dan Forum Anak yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman yang sejauh ini siswa-siswi baru mengetahui dan menjadi pengetahuan tersendiri tengah hak anak,” kata Muftin Nuha selaku Pembina IPM, Rabu, 13 Juli 2022.

Dia mengatakan, pengalaman baik bagi mereka agar lebih paham betul kegiatan yang menyimpang yang dilakukan oleh anak-anak dan menjadi pelopor dan pelapor.

” Sementara ini banyak kasus yang terjadi menimpa anak-anak sehingga materi yang di sampaikan sangat tepat agar bisa menjaga dirinya sendiri dari orang yang tidak bertanggungjawab,” tambahnya.

Baca Juga :   Polres Tegal Gelar Pemeriksaan Kendaraan Bermotor Operasional Jelang Pemilu 2024

Dirinya berharap, kedepan tidak ada lagi kasus-kasus yang merugikan anak-anak di lingkungan sekolah.

” Ilmu pengetahuan dari pemateri yakni pengurus Forum Anak Brebes menjadi modal dasar untuk melawan dan menolak tindakan kejahatan yang sedang marak terjadi sehingga hak anak bisa terpenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Dias selaku Waka Kesiswaan mengapresiasi atas inisiatif kegiatan Fortasi diberikan materi tentang pengetahuan hak anak bagi siswa-siswi yang baru.

” Ini materi yang pas dan tepat, mengingat siswa-siswi masih sangat minim pengetahuan tentang hak anak dan kegiatan abnormal yang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang sehingga edukasi yang tepat dengan teman sebaya mengundang dari Fanbes Brebes,” tuturnya.

Baca Juga: Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat, Polres Tegal Kota Gelar Kegiatan Pos AG Pagi

Lanjut Dias, kegiatan seperti ini perlu di tingkatkan kembali agar pengenalan ilmu pengetahuan dan bahaya kenakalan remaja bisa di tekan sedini mungkin.

” Kegiatan ini bisa menjadi cara preventif bagi siswa-siswi yang ada dan kedepan semoga bisa terus berkesinambungan kegiatan yang positif ini di lain waktu sebagai edukasi bagi siswa SMK Muhammadiyah Larangan saat ini,” pungkasnya.

Baca Juga :   Wakapolres Tegal Ikuti Vicon Tentang Kewaspadaan Penyebaran PMK