Slawipos.com – Babinsa Bantu Lansia Sebatangkara di Tegal yang Tinggal di Rumah Rawan Ambruk, Malang nian nasib Sutani (77), warga RT03 RW01 Desa Kaliwadas, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Wanita lanjut usia (Lansia) itu berprofesi sebagai pencari rongsok atau barang bekas dan kayu bakar.

Dia menempati rumah berukuran 5×11 meter. Sutani hidup sebatangkara. Suaminya sudah meninggal sejak 5 tahun silam. Sutani hanya memiliki satu orang anak.

Namun, anaknya itu tidak hidup serumah. Dia (anak Sutani) tinggal di Suradadi, Kabupaten Tegal. Kondisi anaknya kemungkinan juga sudah renta, karena usianya sudah lebih dari 50 tahun. Sehingga anaknya jarang berkunjung ke rumah Sutani.

Setiap hari, untuk bisa bertahan hidup, Sutani hanya mengandalkan hasil dari penjualan rongsoknya. Kemudian untuk kayu bakarnya, digunakan untuk memasak.

Tidak sedikit warga di sekitar lokasi juga kerap membantu memberikan makanan untuk Sutani. Jika melihat kondisi rumah Sutani, memang sangat memprihatinkan. Reot dan rawan ambruk.

Tidak ada satupun keramik yang menempel dilantai rumah itu. Bahkan, dindingnya sebagian juga sudah terkelupas. Rumahnya tanpa plafon. Genteng rumah juga sudah berumur.

Baca Juga :   7 Tempat Nongkrong Paling Hits Tahun 2022 di Tegal, Mari Kita Coba

Tak heran bila setiap turun hujan, gentengnya bocor. Tiang penyangganya juga sudah lapuk. Di dalam rumah itu, hanya ada 1 kamar tidur, kamar mandi dan dapur. Ruangannya sangat lembab dan pengap.

Mendengar kabar itu, Serma Agus Setiawan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07 Adiwerna Kodim 0712 Tegal, bergegas mendatangi rumah Sutani.

Agus langsung melihat kondisi rumah janda renta tersebut. Agus tak menampik, kondisi rumah Sutani memang tidak layak huni.

“Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan dan tidak layak huni, atap dapur roboh dan saat itu saya langsung berkoordinasi dengan ketua RT setempat,” kata Serma Agus yang sedang menjalankan tugas Program Babinsa Masuk Dapur, beberapa waktu lalu.

Koordinasi Agus bersama ketua RT dan beberapa warga akhirnya sepakat memperbaiki rumah tersebut.

“Dengan tekad ikhlas dan rasa ingin membantu, Lillahita’ala akhirnya banyak yang mau mendonasikan rejekinya untuk membantu Ibu Sutani sebagai ladang ibadah. Kami bersama warga sekitar swadaya kerja bakti membenahi rumah Ibu Sutani,” kata pria kelahiran Nganjuk Jawa Timur itu.

Baca Juga :   Bupati Tegal Umi Azizah : Dispensasi Kawin Anak di Bawah Umur Hanyalah Pintu Darurat

Kendati sudah mendapatkan bantuan dari warga sekitar, tapi Agus tidak tinggal diam. Dia langsung melaporkan segala aktifitas dan temuannya kepada pimpinannya.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, hasil temuannya itu mendapat respon baik dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral Dudung Abdurachman.

“Alhamdulillah Pak Jenderal Dudung merespon dengan cepat dan sudah melakukan video konferensi dan ngobrol langsung dengan Ibu Sutani pada Selasa, 8 November 2022,” ujar Agus.

Dalam obrolannya, lanjut Agus, Kasad Dudung berharap rumah Sutani bisa dibedah dan dibangun dengan baik menjadi rumah yang kokoh dan layak huni.

Jenderal Dudung juga berpesan kepada para Babinsa harus ada di tengah masyarakat, dan dicintai masyarakat.

Setelah mendapat dukungan anggaran dari Kasad Dudung, rumah Sutani langsung dibedah pada Minggu 13 November 2022 lalu. Rumah itu direnovasi dengan melibatkan 7 orang dari Kodim 0712 Tegal dan dibantu tenaga swadaya dari warga sekitar.

“Alhamdulillah, saat ini sedang proses perbaikan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Kaliwadas, Rukhamah mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) setiap tahun kepada Sutani.

Baca Juga :   Nyong Fest 2022 di Tegal akan Ditutup Penampilan Kotak Band

Bahkan untuk program kemiskinan ekstrem, Sutani sudah masuk dalam data daftar penerima manfaat.

“Sejak kecil saya mengenal baik ibu Sutani. Saya waktu kecil sering main ke rumahnya karena rumahnya dekat. Alhamdulillah kalau saya ada rejeki pasti saya sisihkan untuk beliau,” ujar Rukhamah.

Sementara, Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Charlie C.L. Sondakh melalui Komandan Koramil 07/Adiwerna Kapten Arh Asep Koswara mengatakan, kegiatan bedah rumah ini adalah salah satu program Kasad dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program Babinsa Masuk Dapur.

Utamanya bagi warga yang kurang mampu untuk memiliki rumah yang layak huni.

“Rumah milik ibu Sutani ini kondisinya memang sangat memprihatinkan dimana gentengnya bila hujan bocor, dindingnya yang sudah mengelupas kondisinya sudah rapuh, sehingga Kodim 0712/Tegal melalui program Babinsa Masuk Dapur bersama warga sakitar bersatu-padu, bergotong-royong memberikan bantuan rehab rumah,” ujarnya.